Demikianlah gambaran kehidupan bagi saya. Cerita La Vita e Bella yang diperankan oleh Roberto Benigni merupakan inspirasi luar biasa, sehingga mengimbas tentang bagaimana cara pandang hidup saya. Jadi sekiranya tidaklah berlebihan jika kalimat itu yang saya angkat sebagai tulisan pertama saya. tapi kehidupan saya tidaklah se ekstrem apa yang diperankan Benigni sebagai seorang ayah yang berusaha tampak jenaka di depan anaknya. Saya hanya mengambil inti bahwa dalam setiap kejadian yang menurut kita buruk, namun sebenarnya ada keindahan menanti disitu. Mungkin seperti lirik private emotion nya Meja dan Ricky Martin "every endless night, has a dawning day every darkest sky has a shining ray"..
Life is beautiful. Saya merasa memiliki kehidupan yang indah, tatkala pada saat saya tidak bisa masuk perguruan tinggi favorit saya masuk jurusan aplikatif yang mata kuliahnya benar benar saya suka. Saya masuk ke universitas yang biasa biasa saja namun awal semester saya dapat bonus beasiswa. Saya juga tidak pernah beruntung dalam menjalin hubungan (baca:pacaran), tapi setidaknya usia 24th saya menikah, bukan kawin paksa. Tatkala menyadari dompet kosong karena tanggal tua, menatap ketiga anak saya, secara drastis saya langsung merasa kaya. Life is beautiful. Oh, saya begitu tidak ingin berhenti menikmati kehidupan yang indah ini..
kunjungan balik..:D
BalasHapushahaha,...terimaksih..kemarin saya sudah berkunjung tapi kok ga bisa pos in komentar yakk..
BalasHapus